Jumat, 30 Juni 2017

[Beauty] My A-Z Skin Care Routine (morning version)


Hai cantik, 
This is the moment I’d love to share the most: Introducing you my skin care routine every morning! Pertama-tama, saya akan review urutannya terlebih dahulu beserta penjelasan singkatnya. Selanjutnya, saya akan review masing-masing produk dengan lebih spesifik di halaman yang berbeda-beda. Produk-produk yang akan saya review bukanlah produk-produk yang baru saja saya pakai. Saya pasti akan review produk yang memang sudah sering saya pakai sehingga memang hasilnya genuine, bukan hanya first impression. Kalau hasilnya terlihat, saya akan beritahu, namun kalau tidak, saya juga akan beritahu. Silahkan disimak hehe…

MORNING
1.   1.  Face Shop Jeju Volcanic Lava

Setelah bangun tidur atau sehabis pulang dari manapun, saya akan membersihkan wajah saya dengan sabun cuci muka ini. Face Shop mempunyai dua produk facial wash sejenis (Volcanic). Yang satu dengan scrub; yang kedua tanpa scrub. Warna tube produknya sama namun yang ada scrub tubenya gendut, sedangkan yang tidak ada scrub, tubenya langsing. Saya pakai yang ada scrubnya.
1.1 Clean and Clear
Sebenarnya sih saya hanya mau menghabiskan saja karena masih sisa. Tapi memang kalau tidak dua kali kok rasanya gimanaa gitu...sugesti sih. Tapi ini tidak perlu diikuti ya cantik, karena telalu bersih mencuci muka juga bisa mengakibatkan kulit mengeluarkan lebih banyak minyak dan mengikis sel kulit yang baik juga.

Facial Wash Line








2.   2. Laneige Clear-C Advanced Effector EX with 92.5% Superberry Exract

Judulnya panjang ya. Sama seperti ukurannya. Advanced Effector ini sebenarnya berfungsi sebagai cleaner. Cleaner adalah pembersih wajah yang berupa cairan bening. Banyak produk lokal yang  sejenis ini; biasanya disebut dengan toner. Namun kandungannya tentu saja berbeda. Fungsi Advanced Effector ini bukan hanya membersihkan dengan suangat bersih namun juga melembabkan, menyegarkan dan menutrisi kulit.



Laneige Line






3.   3. Natural Pacific Phyto Niacin Whitening Essence

Produk ini adalah essence. Hampir sama dengan serum, fungsinya adalah menutrisi kulit kita dengan kandungan yang ada; yang pasti nutrisi itu akan masuk ke dalam sel kulit kamu dan memperbaiki setiap kerusakannya. 
Sebenarnya setelah toner, banyak orang akan pakai emulsion (warnanya biasanya putih creamy, fungsinya sebagai pelembab yang ringan), namun saya belum tertarik membelinya karena fungsinya agak rancu dengan toner yang juga bisa melembabkan. Jadilah saya langsung capcus saja ke essence ini. Haha.





4. Laneige White Dew Original Ampoule Essence
Laneige memang produk yang paling jor-joran dalam claiming skin brightening. Penasaran, saya langsung membelinya. Saat membaca tulisan 'ampoule' dan 'essence', ditambah dengan konsentrat cairannya yang mirip serum (kental), saya menjadi makin bingung ini sebenarnya apaan. Tapi yasudahlah, saya pakai saja. Karena lebih kental dari Natural Pacific's Essence, saya pakai setelahnya.



5. The Body Shop Tea Tree Mattifying Lotion
Saya membeli produk ini saat kulit saya berjerawat parah tapi ternyata saya suka. Warnanya bening dan dingin. Kalau diaplikasikan, akan membuat kulit lebih keset tapi tetap melembabkan. Saya pakai ini karena essencenya Laneige sangat sangat moisturizing jadi kesannya berminyak sekali; jadi produk ini cukup mengimbangi.



6. Laneige White Dew Tone Up Cream
Saya mendapatkan produk ini sebagai bonus pembelian Ampoule Essence. Pertama, saya bingung ini cream untuk apa. Namun saya pakai saja. Ternyata memang sesuai namanya, Tone Up, fungsinya menaikkan shade warna kulit tanpa membuat kulit kita seperti cabe-cabean yang terlalu putih tidak wajar. Boleh juga.

sebelum diaplikasikan

kiri sudah diaplikasikan, kanan belum


7. The Body Shop Moisture White Shiso BB Cream, Serum Inside with SPF 25PA +++
I LOVE THIS BB CREAM! I love the smell, the texture, the color, and the benefits. saya pernah coba BB cream sebelumnya, lebih dari satu merek, tapi karena banyak yang terlalu creamy, lengket, shadenya ga cocok, susah diaplikasikan, telalu berasa tebal, dan oily, saya tidak mau pakai lagi. Sampai teman saya rekomendasikan produk ini dan saya coba saja. My goodness! So satisfying! Everything about it is just RIGHT!




8. Innisfree No Sebum Mineral Powder
Innisfree adalah salah satu merek skin care Korea yang bagus banget. Terutama masker-maskernya. Namun karena saya bukan tipe yang hobi pakai masker, saya lebih tertarik dengan mineral powder untuk kulit berminyak. Warnanya putih tapi kalau diaplikasikan ke kulit tidak seperti bedak-bedak lokal yang bikin wajah kita kayak ondel-ondel. It will blends with your skin color. Wanginya enak dan wajah akan terasa lembutt. No coverage tho, kalau mau ya harus pakai bedak lagi. I am not a fan of cushion or face powder so I do not care anyway.



9. Beauty People Miss 100 Super Waterproof Gel Eye Liner Pencil
Skin Care routine saya sudah selesai, tapi sebagai bonus, saya tambahkan produk make up ya. saya tidak terlalu suka make up yang tebal karena wajah saya childish sehingga kalau make-upnya tebal, kesannya jadi maksa sekali, jadi saya pilih yang tipe natural saja. Pertama, saya mau memperkenalkan Gel Eyeliner. Bukan pensil keras, bukan liquid juga. Pencil-Gel itu teksturnya lebih creamy dan lembut dari pensil sehingga lebih mudah diaplikasikan. Kalau kamu pakai eyeshadow yang pigmented, tidak akan cocok. Ini hanya untuk mata yang polosan atau pakai eye glitter/ eye stick/ eye shadow yang tipis. Aku suka warna dan hasilnya. Sangat natural-looking, waterproof dan cukup pigmented.



10. Bourjois Rough Edition Velvet No 11 So Hap'pink Fini Mat Matte Finish
Beberapa tahun yang lalu, Bourjois itu hype banget bangett sampai bila ada warna baru, banyak beauty enthusiast akan memburu sampai preorder. I am not a big fan of lip coloring jenis apapun karena warna kulit bibir saya tidak bisa rock any color. Untuk itu saya hanya pakai beberapa jenis warna seperti So Hap'pink ini. I love Bourjois lip cream karena teksturnya yang cair sehingga mudah diaplikasikan. Memang tidak bisa sekali usap karena tidak terlihat tapi hasil buagus bangett. Natural-looking dan tidak akan pecah di bibir. Karena ini tipe matte, saya akan scrub bibir saya dahulu dengan Tender Care dari Oriflame dan handuk kecil atau kain kapas.

Oriflame Tender Care for Lip Scrub


11. Maybelline Fashion Brow 24H Color Matcher #5 Dark Brown
Saya tidak suka mewarnai alis seperti cewek kebanyakan. Bukan karena jelek atau apa namun karena wajah saya childish, pakai alis itu rasanya seperti maksa sekali. Too bold for my small face. Mungkin juga karena kurang pede, ya, tapi intinya kurang suka dengan yang digambar begitu. Alis saya sudah berbentuk dan cukup pas tebalnya, sehingga kalau digambar akan terlihat sangat aneh. Tapi saya suka dengan brow brushnya Maybelline ini. Natural-looking tapi obvious hasilnya. Intinya sih membuat alis saya lebih terlihat dan kelihatan pakai make up padahal cuma triple alis-bibir-eyeliner saja.



12. Mise en scene Perfect Repair Hair Serum
 Ini another Korean product untuk rambut. Wanginya enak banget dan tidak terlalu oily. Karena saya selalu mencatok rambut sebelum pergi kemana-mana (sungguh rambut saya itu aslinya ga banget), jadi serum itu udah harus banget, lah!



13. Play by Tuft Styling Iron
Saya pakai catokan dari Tuft. Kecil, imut dan bagusss. Ini catokan digital, dan suhunya bisa kita atur sendiri. Kalau kita tinggalin dalam waktu yang lama, dia akan otomatis 'sleep', artinya, suhunya akan menurun perlahan dan mati sementara. Kalau kita press kedua sisinya katubnya, dia akan 'bangun', yaitu suhunya akan naik lagi. Untuk proses 'warm up'nya juga ga lama. Hanya 20 detik dari sejak dinyalakan sudah bisa dipakai. Tapi kalau kamu mau suhu yang tinggi sekali (up to 200 derajad celcius), kamu harus tunggu beberapa detik lagi. Tapi gausa tinggi-tinggi, ah, nanti rambutnya rusak. Anyway...hasilnya tahan lama asalkan kita ga keringetan, ya...Kalau lepek kerena keringetan itu lain lagi ceritanya.



Review masing-masing produk akan ada di laman selanjutnya.
Thank you for reading.
  xoxo,

_Ony_

[BIBLEARTPRENEUR] Devotion 723 - DR. Heintje Kobstan

DEVOTION 723 - DR HEINTJE KOBSTAN
http://passionateheintje.blogspot.co.id/2017/06/devotion-723-lebih-dari-yang-diminta.html







[IT and Design] Setting Up Label Balloons for You Blog

Hi, cantik,Pada kolom IT and Design-ku yang pertama, aku terpikir untuk membagikan cara memasang Balon Label untuk blog kita.
Label adalah tanda dalam bentuk tulisan dan warna yang memudahkan kita to categorize our posts in our blog. Label yang banyak dipakai para bloggers adalah label HOME, ABOUT ME, TRAVELS, BEAUTY, SKIN CARE, FOODS, dll. Labels adalah cara yang paling baik untuk memudahkan pembaca dan kita sendiri untuk mencari daftar post yang dibutuhkan.

Saya pikir fungsi label ini akan DEFAULT di blogger tapi ternyata tidak. Kita perlu mengacak-acak GADGET dan LAYOUT. Caranya juga susah-susah gampang. Silahkan disimak:

0. Ini adalah bentuk label yang saya maksud. Label yang saya pakai ada 8 jenis; tergantung kebutuhan. Kebetulan ini adalah delapan kategori yang akan saya bahas dalam blog saya. Kalau kamu baru membuat blog, fungsi ini tidak akan muncul otomatis bagaimanapun tipe layout kamu.


1. Pertama, kamu harus memiliki minimal satu buah post yang siap atau sudah dipublish. Masuk ke menu POS-->SEMUA-->POSTINGAN KAMU (Aku pilih yang [WHY] Unpretty Blogger)


2. Setelah masuk, arahkan kursor ke bagian yang saya beri bulatan merah besar. Klik dua kali pada tulisan LABEL, lalu ketik judul label yang cocok untuk postingan kamu. Seperti yang kamu lihat, saya menulis 8 jenis label untuk postingan saya karena ini adalah postingan awal jadi saya ingin postingan ini ada di semua kategori. JANGAN LUPA PISAHKAN SETIAP LABEL DENGAN KOMA.
klik SELESAI, lalu klik PERBARUI.


3. Jalan masih panjang, saudara. Setelah ini, kamu harus kembali ke menu utama, masuk ke bagian LAYOUT atau TATA LETAK dalam Bahasa Indonesia.


4. Langsung arahkan kursor ke bagian SIDEBAR-RIGHT-1. Klik TAMBAHKAN GADGET. Maka akan muncul menu seperti ini dibawah. Scroll terus kebawah sampai ketemu tipe GADGET-LABEL. Klik tanda +


5. Selanjutnya, kamu harus set isi labelnya.
-Judulnya LABEL saja.
-Tampilkan LABEL YANG DIPILIH, kamu bisa atur ada label apa saja yang kamu mau tampilkan.
-MENYORTIR terserah kamu. Saya lebih suka urut alfabet.
-Tampilkan pilih yang DAFTAR ya...tidak perlu tampilkan jumlah entri nanti angkanya keluar juga.
-SIMPAN


6. Sekarang, kamu punya fungsi gadget LABEL, tapi masih belum selesai. Kamu harus drag GADGET LABEL kamu dari SIDEBAR ke CROSS COLUMN 2



7. Kali ini, kamu sudah benar-benar menyelesaikan setting up LABELmu. Silahkan klik SIMPAN SETELAN lalu klik PRATINJAU untuk melihat hasilnya.


8. Labelmu sudah jadi, YAY!


Thank you for reading.
Please share and comment if it is helpful.
  xoxo,

_Ony_





[WHY] Unpretty Blogger




Teacher, artist, dancer, [low-end] beauty enthusiast


Calling myself as a beauty enthusiast agaknya terlalu high-end sehingga layak saya menambahkan [low-end] kali, ya...

Bukan, saya bukan tipikal beauty enthusiast yang socialita-type dan drop-dead beauty kok, jadi kalau baca blog ini, ga perlu expect terlalu banyak. Banyak sekali blogger yang cantik-cantik dan punya produk kecantikan yang high class sehingga saya tidak mungkin bisa bersanding. Kalo kamu tipe yang udah level kece banget dalam merawat tubuh dan kamu cantik banget, kayaknya ga terlalu banyak informasi yang bisa kamu dapat dari sini. Tapi kalau mau mencari review produk-produk skincare untuk kondisi kulit yang mungkin mirip dengan saya, hayuk silahkan mampir. Saya senang sekali kalau bisa membantu.



Saya tipe modest (sebenarnya), namun semenjak memasuki kepala 20++, saya menyadari ternyata kita perlu sekali memperhatikan kulit wajah dan bentuk tubuh kita. Itulah alasan saya menulis. Blog ini ditulis untuk kalian yang masih pemula dalam merawat tubuh dan wajah.
Izinkan saya perkenalkan diri, ya…kalau tidak suka boleh skip ke laman blog selanjutnya, kok.

Teacher:
Iya, saya guru. Guru SD di sebuah sekolah swasta. Mungkin banyak yang berpikir guru itu adalah sosok yang TERLALU sederhana, kere, cupu, biasa saja dan tidak terlalu repot memikirkan penampilan. Guru itu biasanya tidak pernah pakai make up dan hanya berkutat dengan rapor, kacamata, anak nakal, papan tulis, pulpen merah dan kertas koreksian. LOL yes you are right! We are dealing with those stuff but we are still ourselves yang tidak bisa dikotak-kotakkan dengan stereotype zaman batu seperti itu. We have hobbies, talents, interests, dreams, wildest state, crazy habits, favorite Korean dramas, hype, rebellious actions, dark sides, etc, seperti makhluk dari profesi lainnya kok. Yang pasti kita ga jelek-jelek amat dan ga cupu-cupu amat that we chose ‘teacher’ to be our profession. It is a choice not a choke.
Judge my teacher pals in picture below:

pardon us for the empty bowls and the so-not-aesthetic water bottle

Guru kan ga harus seperti ini bentuknya:

LOL



Artist:
I am a kind of a webtoonist juga. Suka gambar sejak kecil. Suka banget. Selain jadi guru, cita-cita saya memang menjadi penulis komik atau graphic designer. Kalau ada kesempatan, pengen juga buka usaha design kartu undangan gitu lho. Tapi keknya banyak kali ya yang lebih berbakat dari saya. Anyway, kalau ga suka webtoon ga usah dicari sih. Toh ini blog kecantikan, bukan blog seni rupa. Tapi boleh deh dilihat sneakpeaknya disini kalo mau:



Ini gambar saya beneran, kok, ga nyolong dari website orang. Hahaha.

Dancer:
Bentuk saya bantet dan bocah keling gini siapa gitu ya yang percaya kalo dulu saya dancer. Haha. Beneran kok. Saya bahkan mengajar ekskul tari di sekolah selain mengajar bidang studi. Saya aktif di bidang modern dance sejak zaman kuliah dan kadang-kadang masih suka nari bareng dengan tim zaman kuliah. Memang bukan penari professional sih kan saya kerjaan utamanya mengajar di kelas. Lagipula gimana ya kalo orangtua murid lihat gurunya anak-anak yang mestinya anggun, baik hati dan alim ternyata suka meliuk-liuk diatas panggung. Hahaha. Dan sulitnya the wild of a dancer and the dignity of a teacher (lagi-lagi stereotype) agak bertolak-belakang untuk digabungkan. Untung ini 2017. Kalau masih zaman batu, mungkin saya dapat sumpah serapah. 


[Low-end] Beauty Enthusiast:
The main reason why I decided to write a blog is because I love to experience something transforming in a visual way! 
Saya itu jauh sekali dari kata sempurna. Pokoknya bukan tipe yang akan membuat orang lain take a second glimpse kalau melihat saya. Cantik yang umum itu kan yang begini ya:
Tinggi, langsing, putih, wajah kecil, mata indah, hidung mancung, rambut panjang *suka banget sama model-modelnya Victoria Secret
If I could create myself, I would create me like that too. I always envy those in such perfect figure.

Since I am not tall...I wish I would look like this cutie pie:

Park Bo Young who does not even look like her real age. Too cute to handle XD

Still...Park Bo Young juga levelnya sekitar 5 tingkat diatas saya...hahaha


Saya itu pendek, bantet, item, kecil, gampang gendut dan agak bulat-bulat di beberapa bagian tubuh. Rambut saya tebal, mengembang dan gampang sekali berantakan di tempat kering dan gampang lepek di tempat lembab. Kalau kegerahan, wajah akan terlihat sangat berminyak dan dekil sekali. Apabila difoto dari samping itu rasanya saya bisa kesal sekali karena bentuknya tidak pernah indah seperti artis-artis Korea Selatan. Agak padat gimanaa gitu…kalau saya tinggi sih lumayan, lha saya kan pendek kok rasanya jadi mirip ulat bulu gitu bulat-bulat *self-destruction.



Nah memang saya juga sudah tulis kalau saya ga secantik beauty blogger lainnya tapi saya yakin yang punya tampang low-end di dunia ini kan bukan cuma saya *savage jadinya saya ingin sekali membantu siapapun yang merasakan hal serupa; agar kita juga bisa cantipp. Tapi ingat yaa…ini low-end jadi mungkin produk-produk yang saya pakai tidak akan terlalu prestigious.
However, mungkin banyak juga yang berpikir, “Ah udahlah ya, emang gendut ya gendut aja. Emang jelek ya jelek aja. Emang dekil ya dekil aja.” Jangan gitu, dong, ladies, kalau kita bisa upgrading our visuals to the fullest kan kenapa tidak. Memang ga mungkinlah ya bisa tampak secantik model-model Victoria Secret atau artis-artis Korea Selatan; tapi setiap manusia itu kayak punya their own highest level. Bukan secara visual saja tapi juga secara kualitas hidup baik yang terlihat maupun tidak. Kalau bisa reach level itu kan kita juga ngerasa…proud of ourselves, don’t we? 


Lalu kenapa judulnya aja udah “Unpretty Blogger”? Kesannya saja sudah low self-esteem banget.
Terinspirasi saja sih dari sebuah tayang Korea yang judulnya Unpretty Rapstar. Rappers itu biasanya (*biasanya loh ya) ga cantik seperti para aktris. Mereka punya stereotype yang seperti demikian oleh culture Koreanya sendiri. Tujuan acara ini adalah agar mereka diberikan ‘lahan’ untuk bersinar. Agar para penikmat musik juga bisa lihat kalau dunia entertainment itu bukan hanya visual melulu isinya. Banyak mereka-mereka yang sangat berbakat tapi kurang dihargai.


Unpretty Blogger ini seperti catatan perjuangan saya untuk menjadi (lebih) cantik. Sebuah cermin saya untuk melihat diri saya sendiri. Menurut ukuran dunia, saya kan tidak cantik. Tapi saya memiliki keinginan untuk bisa ‘bersinar’ juga dengan cara saya sendiri. I am aiming to my own highest level yang bentuknya adalah is yet to come. Jadi sebenarnya masih proses. Bila kalian tertarik, silahkan follow blog saya. Kalau enek melihat wajah saya, lewati saja tapi jangan dihina. Haha.

Thank you for reading such a long post
xoxo

_Ony_