Jumat, 30 Juni 2017

[WHY] Unpretty Blogger




Teacher, artist, dancer, [low-end] beauty enthusiast


Calling myself as a beauty enthusiast agaknya terlalu high-end sehingga layak saya menambahkan [low-end] kali, ya...

Bukan, saya bukan tipikal beauty enthusiast yang socialita-type dan drop-dead beauty kok, jadi kalau baca blog ini, ga perlu expect terlalu banyak. Banyak sekali blogger yang cantik-cantik dan punya produk kecantikan yang high class sehingga saya tidak mungkin bisa bersanding. Kalo kamu tipe yang udah level kece banget dalam merawat tubuh dan kamu cantik banget, kayaknya ga terlalu banyak informasi yang bisa kamu dapat dari sini. Tapi kalau mau mencari review produk-produk skincare untuk kondisi kulit yang mungkin mirip dengan saya, hayuk silahkan mampir. Saya senang sekali kalau bisa membantu.



Saya tipe modest (sebenarnya), namun semenjak memasuki kepala 20++, saya menyadari ternyata kita perlu sekali memperhatikan kulit wajah dan bentuk tubuh kita. Itulah alasan saya menulis. Blog ini ditulis untuk kalian yang masih pemula dalam merawat tubuh dan wajah.
Izinkan saya perkenalkan diri, ya…kalau tidak suka boleh skip ke laman blog selanjutnya, kok.

Teacher:
Iya, saya guru. Guru SD di sebuah sekolah swasta. Mungkin banyak yang berpikir guru itu adalah sosok yang TERLALU sederhana, kere, cupu, biasa saja dan tidak terlalu repot memikirkan penampilan. Guru itu biasanya tidak pernah pakai make up dan hanya berkutat dengan rapor, kacamata, anak nakal, papan tulis, pulpen merah dan kertas koreksian. LOL yes you are right! We are dealing with those stuff but we are still ourselves yang tidak bisa dikotak-kotakkan dengan stereotype zaman batu seperti itu. We have hobbies, talents, interests, dreams, wildest state, crazy habits, favorite Korean dramas, hype, rebellious actions, dark sides, etc, seperti makhluk dari profesi lainnya kok. Yang pasti kita ga jelek-jelek amat dan ga cupu-cupu amat that we chose ‘teacher’ to be our profession. It is a choice not a choke.
Judge my teacher pals in picture below:

pardon us for the empty bowls and the so-not-aesthetic water bottle

Guru kan ga harus seperti ini bentuknya:

LOL



Artist:
I am a kind of a webtoonist juga. Suka gambar sejak kecil. Suka banget. Selain jadi guru, cita-cita saya memang menjadi penulis komik atau graphic designer. Kalau ada kesempatan, pengen juga buka usaha design kartu undangan gitu lho. Tapi keknya banyak kali ya yang lebih berbakat dari saya. Anyway, kalau ga suka webtoon ga usah dicari sih. Toh ini blog kecantikan, bukan blog seni rupa. Tapi boleh deh dilihat sneakpeaknya disini kalo mau:



Ini gambar saya beneran, kok, ga nyolong dari website orang. Hahaha.

Dancer:
Bentuk saya bantet dan bocah keling gini siapa gitu ya yang percaya kalo dulu saya dancer. Haha. Beneran kok. Saya bahkan mengajar ekskul tari di sekolah selain mengajar bidang studi. Saya aktif di bidang modern dance sejak zaman kuliah dan kadang-kadang masih suka nari bareng dengan tim zaman kuliah. Memang bukan penari professional sih kan saya kerjaan utamanya mengajar di kelas. Lagipula gimana ya kalo orangtua murid lihat gurunya anak-anak yang mestinya anggun, baik hati dan alim ternyata suka meliuk-liuk diatas panggung. Hahaha. Dan sulitnya the wild of a dancer and the dignity of a teacher (lagi-lagi stereotype) agak bertolak-belakang untuk digabungkan. Untung ini 2017. Kalau masih zaman batu, mungkin saya dapat sumpah serapah. 


[Low-end] Beauty Enthusiast:
The main reason why I decided to write a blog is because I love to experience something transforming in a visual way! 
Saya itu jauh sekali dari kata sempurna. Pokoknya bukan tipe yang akan membuat orang lain take a second glimpse kalau melihat saya. Cantik yang umum itu kan yang begini ya:
Tinggi, langsing, putih, wajah kecil, mata indah, hidung mancung, rambut panjang *suka banget sama model-modelnya Victoria Secret
If I could create myself, I would create me like that too. I always envy those in such perfect figure.

Since I am not tall...I wish I would look like this cutie pie:

Park Bo Young who does not even look like her real age. Too cute to handle XD

Still...Park Bo Young juga levelnya sekitar 5 tingkat diatas saya...hahaha


Saya itu pendek, bantet, item, kecil, gampang gendut dan agak bulat-bulat di beberapa bagian tubuh. Rambut saya tebal, mengembang dan gampang sekali berantakan di tempat kering dan gampang lepek di tempat lembab. Kalau kegerahan, wajah akan terlihat sangat berminyak dan dekil sekali. Apabila difoto dari samping itu rasanya saya bisa kesal sekali karena bentuknya tidak pernah indah seperti artis-artis Korea Selatan. Agak padat gimanaa gitu…kalau saya tinggi sih lumayan, lha saya kan pendek kok rasanya jadi mirip ulat bulu gitu bulat-bulat *self-destruction.



Nah memang saya juga sudah tulis kalau saya ga secantik beauty blogger lainnya tapi saya yakin yang punya tampang low-end di dunia ini kan bukan cuma saya *savage jadinya saya ingin sekali membantu siapapun yang merasakan hal serupa; agar kita juga bisa cantipp. Tapi ingat yaa…ini low-end jadi mungkin produk-produk yang saya pakai tidak akan terlalu prestigious.
However, mungkin banyak juga yang berpikir, “Ah udahlah ya, emang gendut ya gendut aja. Emang jelek ya jelek aja. Emang dekil ya dekil aja.” Jangan gitu, dong, ladies, kalau kita bisa upgrading our visuals to the fullest kan kenapa tidak. Memang ga mungkinlah ya bisa tampak secantik model-model Victoria Secret atau artis-artis Korea Selatan; tapi setiap manusia itu kayak punya their own highest level. Bukan secara visual saja tapi juga secara kualitas hidup baik yang terlihat maupun tidak. Kalau bisa reach level itu kan kita juga ngerasa…proud of ourselves, don’t we? 


Lalu kenapa judulnya aja udah “Unpretty Blogger”? Kesannya saja sudah low self-esteem banget.
Terinspirasi saja sih dari sebuah tayang Korea yang judulnya Unpretty Rapstar. Rappers itu biasanya (*biasanya loh ya) ga cantik seperti para aktris. Mereka punya stereotype yang seperti demikian oleh culture Koreanya sendiri. Tujuan acara ini adalah agar mereka diberikan ‘lahan’ untuk bersinar. Agar para penikmat musik juga bisa lihat kalau dunia entertainment itu bukan hanya visual melulu isinya. Banyak mereka-mereka yang sangat berbakat tapi kurang dihargai.


Unpretty Blogger ini seperti catatan perjuangan saya untuk menjadi (lebih) cantik. Sebuah cermin saya untuk melihat diri saya sendiri. Menurut ukuran dunia, saya kan tidak cantik. Tapi saya memiliki keinginan untuk bisa ‘bersinar’ juga dengan cara saya sendiri. I am aiming to my own highest level yang bentuknya adalah is yet to come. Jadi sebenarnya masih proses. Bila kalian tertarik, silahkan follow blog saya. Kalau enek melihat wajah saya, lewati saja tapi jangan dihina. Haha.

Thank you for reading such a long post
xoxo

_Ony_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar