Hai cantik,
This is the moment I’d love to share the most: Introducing you my skin care routine every morning! Pertama-tama, saya akan review urutannya terlebih dahulu beserta penjelasan singkatnya. Selanjutnya, saya akan review masing-masing produk dengan lebih spesifik di halaman yang berbeda-beda. Produk-produk yang akan saya review bukanlah produk-produk yang baru saja saya pakai. Saya pasti akan review produk yang memang sudah sering saya pakai sehingga memang hasilnya genuine, bukan hanya first impression. Kalau hasilnya terlihat, saya akan beritahu, namun kalau tidak, saya juga akan beritahu. Silahkan disimak hehe…
MORNING
1. 1. Face
Shop Jeju Volcanic Lava
Setelah bangun
tidur atau sehabis pulang dari manapun, saya akan membersihkan wajah saya
dengan sabun cuci muka ini. Face Shop mempunyai dua produk facial wash sejenis (Volcanic).
Yang satu dengan scrub; yang kedua tanpa scrub. Warna
tube produknya sama namun yang ada scrub tubenya gendut, sedangkan yang tidak ada scrub, tubenya langsing. Saya
pakai yang ada scrubnya.
1.1 Clean and Clear
Sebenarnya sih saya hanya mau menghabiskan saja karena masih sisa. Tapi memang kalau tidak dua kali kok rasanya gimanaa gitu...sugesti sih. Tapi ini tidak perlu diikuti ya cantik, karena telalu bersih mencuci muka juga bisa mengakibatkan kulit mengeluarkan lebih banyak minyak dan mengikis sel kulit yang baik juga.
1.1 Clean and Clear
Sebenarnya sih saya hanya mau menghabiskan saja karena masih sisa. Tapi memang kalau tidak dua kali kok rasanya gimanaa gitu...sugesti sih. Tapi ini tidak perlu diikuti ya cantik, karena telalu bersih mencuci muka juga bisa mengakibatkan kulit mengeluarkan lebih banyak minyak dan mengikis sel kulit yang baik juga.
| Facial Wash Line |
2. 2. Laneige
Clear-C Advanced Effector EX with 92.5% Superberry Exract
Judulnya panjang
ya. Sama seperti ukurannya. Advanced Effector ini sebenarnya berfungsi sebagai
cleaner. Cleaner adalah pembersih wajah yang berupa cairan bening. Banyak
produk lokal yang sejenis ini; biasanya
disebut dengan toner. Namun kandungannya tentu saja berbeda. Fungsi Advanced
Effector ini bukan hanya membersihkan dengan suangat bersih namun juga
melembabkan, menyegarkan dan menutrisi kulit.
3. 3. Natural
Pacific Phyto Niacin Whitening Essence
Produk ini
adalah essence. Hampir sama dengan serum, fungsinya adalah menutrisi kulit kita
dengan kandungan yang ada; yang pasti nutrisi itu akan masuk ke dalam sel kulit kamu dan memperbaiki setiap kerusakannya.
Sebenarnya setelah toner, banyak orang akan pakai emulsion (warnanya biasanya putih creamy, fungsinya sebagai pelembab yang ringan), namun saya belum tertarik membelinya karena fungsinya agak rancu dengan toner yang juga bisa melembabkan. Jadilah saya langsung capcus saja ke essence ini. Haha.
Sebenarnya setelah toner, banyak orang akan pakai emulsion (warnanya biasanya putih creamy, fungsinya sebagai pelembab yang ringan), namun saya belum tertarik membelinya karena fungsinya agak rancu dengan toner yang juga bisa melembabkan. Jadilah saya langsung capcus saja ke essence ini. Haha.
4. Laneige White Dew Original Ampoule Essence
Laneige memang produk yang paling jor-joran dalam claiming skin brightening. Penasaran, saya langsung membelinya. Saat membaca tulisan 'ampoule' dan 'essence', ditambah dengan konsentrat cairannya yang mirip serum (kental), saya menjadi makin bingung ini sebenarnya apaan. Tapi yasudahlah, saya pakai saja. Karena lebih kental dari Natural Pacific's Essence, saya pakai setelahnya.
5. The Body Shop Tea Tree Mattifying Lotion
Saya membeli produk ini saat kulit saya berjerawat parah tapi ternyata saya suka. Warnanya bening dan dingin. Kalau diaplikasikan, akan membuat kulit lebih keset tapi tetap melembabkan. Saya pakai ini karena essencenya Laneige sangat sangat moisturizing jadi kesannya berminyak sekali; jadi produk ini cukup mengimbangi.
6. Laneige White Dew Tone Up Cream
Saya mendapatkan produk ini sebagai bonus pembelian Ampoule Essence. Pertama, saya bingung ini cream untuk apa. Namun saya pakai saja. Ternyata memang sesuai namanya, Tone Up, fungsinya menaikkan shade warna kulit tanpa membuat kulit kita seperti cabe-cabean yang terlalu putih tidak wajar. Boleh juga.
| sebelum diaplikasikan |
| kiri sudah diaplikasikan, kanan belum |
7. The Body Shop Moisture White Shiso BB Cream, Serum Inside with SPF 25PA +++
I LOVE THIS BB CREAM! I love the smell, the texture, the color, and the benefits. saya pernah coba BB cream sebelumnya, lebih dari satu merek, tapi karena banyak yang terlalu creamy, lengket, shadenya ga cocok, susah diaplikasikan, telalu berasa tebal, dan oily, saya tidak mau pakai lagi. Sampai teman saya rekomendasikan produk ini dan saya coba saja. My goodness! So satisfying! Everything about it is just RIGHT!
8. Innisfree No Sebum Mineral Powder
Innisfree adalah salah satu merek skin care Korea yang bagus banget. Terutama masker-maskernya. Namun karena saya bukan tipe yang hobi pakai masker, saya lebih tertarik dengan mineral powder untuk kulit berminyak. Warnanya putih tapi kalau diaplikasikan ke kulit tidak seperti bedak-bedak lokal yang bikin wajah kita kayak ondel-ondel. It will blends with your skin color. Wanginya enak dan wajah akan terasa lembutt. No coverage tho, kalau mau ya harus pakai bedak lagi. I am not a fan of cushion or face powder so I do not care anyway.
9. Beauty People Miss 100 Super Waterproof Gel Eye Liner Pencil
Skin Care routine saya sudah selesai, tapi sebagai bonus, saya tambahkan produk make up ya. saya tidak terlalu suka make up yang tebal karena wajah saya childish sehingga kalau make-upnya tebal, kesannya jadi maksa sekali, jadi saya pilih yang tipe natural saja. Pertama, saya mau memperkenalkan Gel Eyeliner. Bukan pensil keras, bukan liquid juga. Pencil-Gel itu teksturnya lebih creamy dan lembut dari pensil sehingga lebih mudah diaplikasikan. Kalau kamu pakai eyeshadow yang pigmented, tidak akan cocok. Ini hanya untuk mata yang polosan atau pakai eye glitter/ eye stick/ eye shadow yang tipis. Aku suka warna dan hasilnya. Sangat natural-looking, waterproof dan cukup pigmented.
10. Bourjois Rough Edition Velvet No 11 So Hap'pink Fini Mat Matte Finish
Beberapa tahun yang lalu, Bourjois itu hype banget bangett sampai bila ada warna baru, banyak beauty enthusiast akan memburu sampai preorder. I am not a big fan of lip coloring jenis apapun karena warna kulit bibir saya tidak bisa rock any color. Untuk itu saya hanya pakai beberapa jenis warna seperti So Hap'pink ini. I love Bourjois lip cream karena teksturnya yang cair sehingga mudah diaplikasikan. Memang tidak bisa sekali usap karena tidak terlihat tapi hasil buagus bangett. Natural-looking dan tidak akan pecah di bibir. Karena ini tipe matte, saya akan scrub bibir saya dahulu dengan Tender Care dari Oriflame dan handuk kecil atau kain kapas.
| Oriflame Tender Care for Lip Scrub |
11. Maybelline Fashion Brow 24H Color Matcher #5 Dark Brown
Saya tidak suka mewarnai alis seperti cewek kebanyakan. Bukan karena jelek atau apa namun karena wajah saya childish, pakai alis itu rasanya seperti maksa sekali. Too bold for my small face. Mungkin juga karena kurang pede, ya, tapi intinya kurang suka dengan yang digambar begitu. Alis saya sudah berbentuk dan cukup pas tebalnya, sehingga kalau digambar akan terlihat sangat aneh. Tapi saya suka dengan brow brushnya Maybelline ini. Natural-looking tapi obvious hasilnya. Intinya sih membuat alis saya lebih terlihat dan kelihatan pakai make up padahal cuma triple alis-bibir-eyeliner saja.
12. Mise en scene Perfect Repair Hair Serum
Ini another Korean product untuk rambut. Wanginya enak banget dan tidak terlalu oily. Karena saya selalu mencatok rambut sebelum pergi kemana-mana (sungguh rambut saya itu aslinya ga banget), jadi serum itu udah harus banget, lah!
13. Play by Tuft Styling Iron
Saya pakai catokan dari Tuft. Kecil, imut dan bagusss. Ini catokan digital, dan suhunya bisa kita atur sendiri. Kalau kita tinggalin dalam waktu yang lama, dia akan otomatis 'sleep', artinya, suhunya akan menurun perlahan dan mati sementara. Kalau kita press kedua sisinya katubnya, dia akan 'bangun', yaitu suhunya akan naik lagi. Untuk proses 'warm up'nya juga ga lama. Hanya 20 detik dari sejak dinyalakan sudah bisa dipakai. Tapi kalau kamu mau suhu yang tinggi sekali (up to 200 derajad celcius), kamu harus tunggu beberapa detik lagi. Tapi gausa tinggi-tinggi, ah, nanti rambutnya rusak. Anyway...hasilnya tahan lama asalkan kita ga keringetan, ya...Kalau lepek kerena keringetan itu lain lagi ceritanya.
Review masing-masing produk akan ada di laman selanjutnya.
Thank you for reading.
xoxo,
_Ony_
Tidak ada komentar:
Posting Komentar